Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2011

Bahak Surya Akhir tahun

Seperti membakar jiwa yang melintas dibawahnya tanpa belas kian membara, bersama kobaran sang surya ku rangkai kembali, serpih-serpih sisa tahun ini di hari esok untaian itu kan ku bingkai dengan senyum ramah termanisku sisa-sisa yang tercecer dari serpihan yang lalu ku kumpulkan dengan sapu ikhlas bukan untuk tersingkir di tempat sampah atau terkubur layaknya Si Bangkai dan biarkan ku kemas semuanya bersama bahak surya akhir tahun ini aku nantikan gemurat merah sang senja hingga nanti sang dewi malam menyapa. tapi,,,, apakah langit malam nanti akan bertabur seribu bintang?,, atau malah berwajah muram?,,, untuk melepas di hari yang lalu dan menyambut esok yang indah, kata-kata indah itu seakan hanya mimpi terlalu mahal untuk kita beli sedang aku disini, sendiri,,, aku tidak kemana-mana aku juga tidak dengan siapa-siapa akupun tak mengapa-mengapa diam,,, diam,,, dan sunyi,,, berdiam diri bukan tuk merenungi aku masih ingin coba menikmati bahak sang su...

Tangisan Sang Malam

Gulita langit tanpa kerlip bintang Sang dewi malam mengintip dari balik awan hitam Muram wajahnya, redup sinarnya,,, Langitpun semakin menghitam, terbalut tebal sang awan hitam Lalu untuk apa aku berteriak? Sedang suara ku tertelan gemuruh halilintar aku tau aku tiada terdengar biarkan aku tak bersuara apalagi berteriak biarkan aku membisu, dalam sepi ku namun dengarlah, ya,, dengar dengan hatimu bukan,,, bukan telinga mu sekali lagi dengar dengan hatimu ini,,, suara hatiku mendendangkan sebuah lagu, lagu tentang seuntai rindu,, dan resapilah tiap kepingan rasa ku, biarkan menyatu bersama jiwa mu, aku kan tetap bernyanyi dan mendendangkan laguku, biarpun telinga ku tak mendengar suara itu, namun keyakinan ini datang begitu saja bahwa kau kan selalu mendengar, denting-denting melodi rinduku menyatu, dalam taman asmara jiwa biarkan, tangisan langit malam mengiringi kerinduan ini, semoga setiap tetesnya, berkah bagi kehidupan kita dan rinduku mengalir be...

Entah apa?...

konsentrasi yang mulai terkumpul tercecer kembali oleh coretanmu, akh mengapa selalu dirimu?,, dan entah sampai kapan, dapat ku gatikan sosokmu?,,, mungkinkah aku harus berlari mengejar atau cukup menunggu?,,,, itu jua tak terjawab oleh ku,,,, "Sebuah Karya dari Sepenggal Rasa" © by Coretan Syair (Sya!R B3RdaR@H)

Malam tak berbintang

malam tanpa kemerlip bintang, lentera hidup hampir padam sebab hujan bertahan diantara sisa serpihan air mata menggenang di pelupuk hati hingga ku sadari mimpi yang tiada terbeli berharap diantara kekosongan sesuatu yang indah hadir kembali sedang kepingan mimpi telah tercecer merata entah antara ada dan tiada coba memadamkan bara rinduku namun yang ada, aku terbakar api asmara dan cintaku sebuah media agar aku belajar untuk menjadi sosok yang lebih tawaka dan ikhlas akupun hanya dapat meredupkan pelita cintaku dan menyisihkannya diantara serpihan luka semua ingin ku balut senyum terindah agar tak kau lihat pedih lukaku sedang yang ku mau hanya cintamu bukan belaskasihan mu "Sebuah Karya dari Sepenggal Rasa" © by Coretan Syair (Sya!R B3RdaR@H)

ini yang aku bisa

aku belum bisa, dan entah kapan aku bisa merangkai kata-kata indah dari sekuntum mawar bersama sang melati, ku gambarkan bidadari aku belum bisa, dan entah kapan aku bisa menyuguhkan padamu seikat puisi termanis seperti dulu, pada masa yang lalu saat kembang asmarku mekar olehmu aku belum bisa, dan entah kapan aku bisa senyum yang mengembang dari bibirku tulus dan murni seperti dulu saat cintaku bersemi karenamu aku belum bisa, dan entah kapan aku bisa berpura-pura sembunyi dari lukaku dan terus tertawa renyah dengan mereka kini yang aku bisa hanyalah mendekap sosokmu dalam imaji terindahku membendung semua air mata bhatinku menitipkannya bersama tangisan langit

Candu_Asmara

Sebuah perpaduan warna-warni bunga cinta gelora rasa membara terbakar dalam jiwa semerbak harum setaman kembang ukiran abadi hati sang pecinta seribu janji terucap dari mulut tiada pasti begitu indah rangkaian kata-kata bahkan segunduk cacat, tertutup dari pandangan mata beribu untaian indah terlihat tanpa menghirau segala cacat merayu tanpa caci, mengindah tanpa cela ombak terganaspun, tiada dapat menerjang samurai tertajampun, tak dapat membelah seolah kita tiada dapat terpisah namun, ketika luka datang menyapa janji hanyalah sebuah ucapan tanpa arti dan mimpi, sesuatu yang tak sanggup terbeli dia begitu cacat, dia begitu cela hanya pandangan benci sorot mata ini keindahan yang dulu tercipta kini sirnalah semua ketika sejuta janji, tentang hari nanti telah dia khianati,,,, luka dan derita terlampau dalam dan pedihpun sebuah penyiksaan benci,,benci,,dan benci hanya itu yang ada kini,,, namun kenapa?,,,,dulu kita mencintanya?,,, bukankah itu suatu...

merry christmas

Tak kan ku pandang antar ras dan suku warna kulit dan keimanan mu,, entah apa keyakinanmu, akupun hari ini tak mau tau, karena yang ku ingin hanya sebuah kedamaian bukan sebuah kerusuhan Bersama kasih tuhan yang agung dan juga kasih kalian yang tulus kutitipkan sebuah bingkisan kata terbalut dalam seuntai do'a Selamat Natal 2011 saudaraku, semoga kedamaian selalu mengiringi tiap pijak-pijak langkah kita tanpa adanya permusuhan dan perbedaan mari kita merangkul dalam sebuah kasih kasih kita sebagai mahkluk,,, dan seharusnya perbedaan ini, tak membuat kita berbeda, sesungguhnya kenyataan tlah membuktikan bahwa kita sama, Semoga Natal tahun ini,,,, membawa berkah bagi kalian dan juga kita,, merry chrismas 2011 'N happy new year 2012

malam kerinduan

Beribu kata yang berjubel difikirku, telah sanggup mengoyak serpihan rasa ku mengapa begitu sulit ku rangkai semua maka tak ku perlukan kata-kata tuk malam ini karena sang dewi malam dan kemerlip bintang telah membawa pergi semua rinduku semoga setiap keping rinduku tersampaikan pada mu malam ini bersama hembusan angin keresahan selamat malam semoga menuai bunga tidurmu yang indah wangi semerbak

DAN ENTAH APA INI,,????,,

Seribu sabetan pedangmu adalah luka termanisku tiada pesan darimu seribu siksa bhatinku seuntai rinduku adalah kemarau jiwakku namun bagaimana jika seulas senyummu hanya menjadi suka pedih dan perihku???...... ajarkan aku untuk mengerti walau tak dapat ku memahami

Kua dan Kabar mu

Ketika kau melintas didepanku Ketiaka itu aku terpesona pandangan pertama Sorot matamu yang sendu Mampu menerobos kalbu terdalamku Jiwaku bergetar...! Fikirku terbang melayang Memimpikan kau selalu disisiku Ketika kita sudah saling kenal aku begitu suka padamu kau gadis lugu,,, Senyummu sejukkan hati Menentramkan jiwa keronta Namun,.....Ketika aku mendengar berita darimu Aku terpaku Pandanganku seketika kosong Anganku hilang...Lenyap berganti duka yang dalam namun aku masih tersenyum dihadapmu, senyum duka yang ku balut ikhlas KAU hendak pergi, menuju jalan, paksa kau pilih aku hanya mengangguk setuju diantara lidah-lidah yang kelu tangis tertahan dimataku namun air mata tertumpah dibhatinku ku berguru pada ikhlas demi cita cinta mu bahagialah,,,,,

**IK-RAR**

waktu yang berjalan tak sanggup kujinakkan begitu juga langkahmu, tetap berlalu tak dapat juga ku menahanmu dan seperti biasa, aku tak mampu tuk berbuat hanya mengIkhlaskanmu tuk pergi luka dan pedih,,, tak dapat kubedakan dengan senyum dalam kebisuan, hanya mampu pandangi langkahmu yang menghilang, membekas sebuah bayang kepakan sayap kehidupan mencoba setegar hari kemarin menepis air mata, mengucurkan sebuah dendam rindu tak terasa sang dewi malam bersembunyi di awan hitam mengintip sambil memaki kepencundang terhimpit malam tertusuk dingin dibekukan oleh seuntai rindu terurai mimpi, terjaga, dan tersesat di alam imaji berikan selembar peta, agar ku temukan jalan lain tanpa harus mengutit bekas-bekas jejak mu