Bahak Surya Akhir tahun
Seperti membakar jiwa yang melintas dibawahnya tanpa belas kian membara, bersama kobaran sang surya ku rangkai kembali, serpih-serpih sisa tahun ini di hari esok untaian itu kan ku bingkai dengan senyum ramah termanisku sisa-sisa yang tercecer dari serpihan yang lalu ku kumpulkan dengan sapu ikhlas bukan untuk tersingkir di tempat sampah atau terkubur layaknya Si Bangkai dan biarkan ku kemas semuanya bersama bahak surya akhir tahun ini aku nantikan gemurat merah sang senja hingga nanti sang dewi malam menyapa. tapi,,,, apakah langit malam nanti akan bertabur seribu bintang?,, atau malah berwajah muram?,,, untuk melepas di hari yang lalu dan menyambut esok yang indah, kata-kata indah itu seakan hanya mimpi terlalu mahal untuk kita beli sedang aku disini, sendiri,,, aku tidak kemana-mana aku juga tidak dengan siapa-siapa akupun tak mengapa-mengapa diam,,, diam,,, dan sunyi,,, berdiam diri bukan tuk merenungi aku masih ingin coba menikmati bahak sang su...