Postingan

Menampilkan postingan dengan label syair Tulisan

Waktu

Detik perlahan merayap berganti dentingnya gaduh dalam keheningan sepi mengoyak bhatin kesepian Cinta rindu dendam pengharapan Namun apa yang dapat ku harap dari waktu sedang jiwaku terpasrah terpaku gelombang hidupku tak stabil dalam samudra jiwa sedang penantianku hanya berbuah sia-sia dan kini entah berapa lama ketika waktu berbicara tentang cinta sebuah harapan hampa penantian kekasih jiwa bhatin asmara ku telah keronta hanya menunggu waktu siramkan hujan cinta dan entah sampai kapan waktu itu menunjukkan massanya "Sebuah Karya dari Sepenggal Rasa" © by Coretan Syair (Sya!R B3RdaR@H)

Kangen

Semua ini catatan tentang malam bersama seuntai kerinduan Hembukan hawa kala hari hendak berganti bisikkan seuntai rindu tentang mu Dan sebaris kenangan dihari lalu tak semudah itu terhapus dari lembar memory ku Aku tak tau dan tak mengerti Kenapa aku harus merindumu dan jua mencintamu Sedang kau tercipta bukan untukku semua itu tergores jelas dalam lembar takdir kita Aku tak bisa mengerti dan lebih parahnya aku tak mau peduli meski kau selalu acuhkanku aku semakin merindukanmu Aku kangen Canda mu Tawa mu Manja mu Aku kangen Marah mu Kesal mu jua cemberut mu Dan ketika kangen itu kian menusuk ku Aku hanya dalam menikmati indahmu dari sisi gelap ku Diwabah gulita langit malam ini biar kunikmati indah mu dari potret ayu wajah mu selembar foto yang kau kasih waktu itu tebungkus rapi dengan frame kayu tersimpan dalam almari jiwaku mungkin hanya itu sebagai obat kangenku akan ayu cipta wujud mu catatan: coretan ini, untuk seorang kawan yang te...

Bisikan Malam

dalam keheningan hembus lembut bisikan terdengar mendayu seirama alunan dalam kegelapan sepercik cahaya kerinduan padu keindahan irama keharmonisan seuntai kangen hendak ku ungkap namun bisikan malam seakan melarang hingga rindu menjadikan paru kian sesak Aku tak mengerti ketika tiada lagi coretan arti sedang malam ku terlalu gaduh pada bisik keheningan namun tiap gores coretan jujur tiada kepalsuan kini aku berbisik, pada bisikan malam tentang sebuah lagu kerinduan melantun bersama syair coretan jelas itu semua bukan kepalsuan aku bisa menipumu, juga semua tentang bisikan malam namun aku tak bisa menipuku tentang sebuah bisik kerinduan pada titik akhir aku hanya bisa terdiam saat kau sudah menetukan pilihan akupun mengaduh pada bisikan malam dan ku mohonkan sebuah ketenangan walau jiwaku penuh penyiksaan tentang cinta dan pengorbanan semua itu hanya seuntai perasaan akan terhapus bersama masa yang datang walau aku penuh keraguan aku hanya bisa hen...

Lagu Rindu Untuk Bunda

rumah gubuk yang sederhana manghadirka canda kala gelap tiba di-sisi-ku tawa renyah seorang bunda kupas sisa-sisa lelah yang melekat pada bahu yang tua itu ku-sandarkan keluh lara hari ini hingga duka dalam hati, lenyap hilang terobati itu dulu berapa tahun yang lalu saat bunda masih di-sisi-ku namun hari ini, di-detik ini tahun ini, bunda telah tiada di-sisi aku, hanya sendiri lalu pada titik kerinduan mana, dapat ku-lihat senyum seorang bunda dan seribu rindu-ku, seperti terpatahkan oleh kata tak mampu ter-ucap oleh bahasa rindu ini hanya segelumit rasa, sebab menghilang, tempat mengaduh duka lara Rindu hanyalah rindu, rindu pada apa? rindu pada siapa? rindu pada rindu yang tak terlampias rindu mengapa? dan rindu dengan apa? rindu dengan rindu yang tak merindu dan rindu-ku, hanya dapat terlantun, oleh lafal do'a-do'a in english page: Coretan Syair (English-Versions) "Sebuah Karya dari Sepenggal Rasa" © ...

Hujan dan Awan Hitam

Air mata langit meniti, ketika bara membakar jiwa rindu yang membeku mencair bersama datang guyuran air sadarkan jiwa, pada segumpal awan hitam ku adukan sepi pada kegaduahan mulai kurangkai, lukisan kata namun asmara, terbias keangkuhan awan hitam hujan dan awan hitam lukis indah dihari siang aku ternganga sebab untai kerinduan ketika sebuah tanya terlontar awan hitam dan hujan hanya terdiam sebab tanya itu hanya sepenggal rindu mengapa harus kepadamu yang tiada dapat kubeli untaian rasa cinta itu in english page: Coretan Syair (English-Versions) "Sebuah Karya dari Sepenggal Rasa" © by Coretan Syair (Sya!R B3RdaR@H)

hadirmu bersama senja

Hadirmu Bersama Senja Senja rona memerah lukis goresan indah bersama hadirnya senyumu dalam balutan rona merah senja dibalik jendela kamar ini kunikmati angin berhembus sepoi menerpa wajah yang lelah terbakar oleh surya dibalik jendela kamar ini kunikmati senyummu dijalan itu bersama hadirnya sang senja ku lukis indahmu, pada dinding-dinding imajiku lalu ku dendangkan namamu mengiringi khayal terindahku mengharapmu, menjadi alunan syimphoni terindah pada daratan anda hidup ku dan menjadi pelabuhan termegah tuk meng-Istirahatkan perahu ku Mengajakmu berlayar mengarungi samudra hidup ini ketika ku tersentak pada sadarku aku berharap semua ini, bukan hanya mimpi, dan disini aku tetap menanti Hadirmu Bersama Senja "Sebuah Karya dari Sepenggal Rasa" © by Coretan Syair (Sya!R B3RdaR@H)

Keadilan

kemana lagi hendak ku cari keadilan di negeri ini apakah kepelosok sepi hingga mungkin tiada arti untuk apa tercipta negara ini? sedang kegunaannya masih ku cari aku hanya dapat mengadu pada sepi tentang omong kosong keadilan negeri ini keadilan mereka gembar-gemborkan melalui lembar slogan-slogan namun kata tiada perbuatan bahkan hanya menjadi sebuah tulisan sedang keadilan tiada pernah kami dapatkan keadilan memang harus tegak tak hanya jadi bahan ngakak mungkin aku adalah pemberontak karena adil tak kunjung tegak surat buat wakil rakyat sudah lama dilayangkan iwan-fals namun yang ada pemerintah hanya males percuma kuadukan pada sang sepi atau buyarkan saja negri ini sebab aku kaum tiada arti dari kumpulan orang tak mengerti bukan sebab tidak tau diri karena kami mau saja dibodohi dan keadilan hanya akan menjadi sebuah mimpi "Sebuah Karya dari Sepenggal Rasa" © by Coretan Syair (Sya!R B3RdaR@H)

Sang Pemain Kata

ini hanyalah sebuah syair tentang kehidupan dan percintaan semua hanya sebuah arti dari pengorbanan sedang kebencian harus kita tikam semua hanyalah seuntai coretan terangkai dari kata keindahan dan terwujud harmoni kebahagiaan syair tentang malam dan kesunyian hanya membisikan sebuah kerinduan tentang indah manis senyuman tak dapat ku padukan tentang harmonis dan romantis sebab jiwaku telah tertawan iblis iblis asmara yang mengosak sadis lebih sadis dari sang wajah bengis memang benar aku hidup dalam permainan kata sejak ku kenal sesuatu tentang cinta meski semua hanya menyisakan lara penawarpun tiada kunjung tiba memang benar aku adalah seorang pemain kata namun tiap kata yang ku toreh bukan sekedar permainan belaka andai kau bisa menelisik apa yang terselip diantaranya mungkin kau kan mengerti seperti apa gambaran jiwa "Sebuah Karya dari Sepenggal Rasa" © by Coretan Syair (Sya!R B3RdaR@H)

Rindu Dosa

Mereka sebut ini dosa hanya seteguk rindu asmara sedang cinta ku tak tau kemana riba nya aku hanyalah lelaki pe-Rindu Dosa pada sosok wujud gadis  ku puja sebab dia telah bersama pendampingnya memadu kasi diantara gulita Biarkan aku menjadi lelaki pen-Dosa sebab merindu maniz senyumnya sosok wanita, pada lampaunya masa pen-Dosa akulah lelaki itu sebab hanya seuntai rinduku begitulah mereka menyebut-ku dan biar ku nikmati Rindu Dosa-ku Sebab menghapus mu aku tak mampu kian membuat padih gores luka-ku maafkan aku oleh sebab Dosa Rindu akan sosok wujudmu bersama hadir senyum manis itu "Sebuah Karya dari Sepenggal Rasa" © by Coretan Syair (Sya!R B3RdaR@H)

Cinta

ini adalah segores tentang rasa terbias oleh candu asamara merujuk pada dewi kasih menyatu dalam seuntai rasa Semua ini tentang cinta tiada ku temukan teori penjelas-nya serap habis inti dari jengkal kata coba menghadirkan lukis indahnya namun yang tercipta hanya luka Cinta, candu asmara yang hanya menghadirkan derita membentuk raja menjadi hamba dan merajakan tiap-tiap hamba Teori evolisi tak terdapat dalam cinta begitu pula dengan rumus kimia dan matematika tiada ilmu pasti yang menerjemahkannya Ketika cinta tiada kepastian hanya sepenggal rasa yang dapat mengerti tentangnya Cinta Cerita Indah Nan Tiada Akhir meski menyayatkan seribu duka senyum manisnya pelipur lara,,,,,, "Sebuah Karya dari Sepenggal Rasa" © by Coretan Syair (Sya!R B3RdaR@H)

Mentari

Senyum kehangatan dari mu kunanti kala pagi sambut daku kembali dari mimpi Segangam harapan tentang hari ini kobaran baru dalam tungku hidup ku senang kau bersembunyi dari balik gereombolan awan hitam itu kau enggan menyapaku memberi seulas senyum-mu walau terkadang tiada pasti yakinlah setiap hari dikala pagi aku disini selalu menanti Mentariku, berikan secercah harapmu padaku akan hari indah jalan hidupku Mentari Janganlah sembunyi lagi pancarkan hangatmu pada serpih-serpih kehidupan ini Mentari Dan ketika aku makin tak peduli akan kosong harap dan penantian ini tetap bersandar pada indah lukisan mu "Sebuah Karya dari Sepenggal Rasa" © by Coretan Syair (Sya!R B3RdaR@H)

LOLONG

lolong anjing tengah malam koyak sepi keheningan buyar lamun khayalan usik sepi kesendirian Beranjak pergi keperaduan lepas letih kuras tenaga seharian terpojok sepi kamar kegelapan merangkai seuntai angan rencana tak seindah kuasa TUHAN mentari esok pancar keindahan lolong anjing malam gaduh tercipta dari keheningan keriput wajah lukis ketakutan menanti esok tiada kepastian lolong anjing malam iringi langkah gontai peristirahatan "Sebuah Karya dari Sepenggal Rasa" © by Coretan Syair (Sya!R B3RdaR@H)