Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2012

Perempuan Penakluk Surga

Nyawa telah dipertaruhkan oleh perempuan-perempuan hebat itu Sakit yang mereka rasakan bagai menghapi "Sang Pencabut Nyawa" Seribu kali lebih sakit dari binatang hidup yang dikuliti Tetapi, Sakit yang ia tanggung sepadan dengan bahagia yang didapat Saat beliau dengar tangisan pertama jiwa yang suci Jerit tangisnya adalah tetesan air mata bahagia Bahkan Surga tak kan pernah bisa membeli bahagia itu Mungkin karena itulah, Surga tak akan pernah lebih mulia, dari telapak kaki seorang "Ibu"  Mungkin karena itulah, Surga hanya berani bersembunyi, Dibawah telapak kaki seorang "Ibu"  Dan Mungkin karena itulah, Aku sebut beliau, " Perempuan Penakluk Surga " Apakah kau akan tega?, membalas setiap kasihnya, dengan bentakan kau tak akan pernah bisa membeli setiap tetes kasihnya, walau dengan Surga dan seluruh kenikmatanya Karena, satu bentakan yang kau lempar kepada " Perempuan Penakluk Surg...

"AKU" & kekonyolan seuntai "Rasa"

kabar yang kudapat dari orang-orang disekitar-mu makin berseliweran tak karuan, seakan semua ini, keputusan yang tiada kepastian segunung harapan yang hampir kurobohkan kemarin dengan keraguan coba untuk meng-kokoh aku tak dapat mengerti, apa yang terjadi pada diri ini, senyum-mu tak dapat ku kupas dari dinding-dinging hati-ku dalam diam aku masih mengharap-mu apalagi sejak ku tahu,,,,, hari pengukungan mu atas nama rumah tangga dengan sosok bernama dia,,, kian hari kian di-undur,,,, tak dapat ku pungkiri,,, jika dalam tiap untaian do'a-ku aku berharap pada Sang Penguasa semoga kau tak dapat ber-satu terkecuali denga aku,,,, memang aku terlihat kejam di-sini, sebab ak menginginkan-mu, tak cuma sekedar cinta itu,, lebih dari itu,,,,, engkau-lah teman yang selalu kuharap,,,, menanti kematian datang menghadap,,, in english page: Coretan Syair (English-Versions) "Sebuah Karya dari Sepenggal Rasa" © by Coretan Syair (Sya!...

KAMAR

Ruang ini sedikit berbentuk persegi panjang namun ini-lah ruang paling istimewa dalam hidup-ku dia-lah saksi bisu semua dosa-dosa itu dia-lah yang selalu setia menanti dan mengelupas lelah dari badan-ku dan dia-lah, dimana mereka memberi sebuatan "kamar" tidak terlalu sempit, namun tak juga begitu luas, namun aku cinta pada-nya meski mereka selalu bilang, "-dia- terlalu berantakan" "justru di-situlah seni tempat peraduan-ku" sekedar kata jawab-ku bau-bau-bau dan bau itu yang mereka keluhkan tentang kamar-ku namun aku tak peduli, sebab karena bau ini, aku lebih leluasa untuk menyendiri mungkin jua meresapi persetan dengan mereka, kalian, atau dia namun ini-lah kotak keramat-ku tempat tercinta dalam hidup-ku untuk menanti kematian datang menjeput-ku maka kuteriakan pada dunia "-ini-lah- kamar-ku"                          "-seribu wujud seni dalam hidup-ku" in english page: Coretan Sya...

Lagu Rindu Untuk Bunda

rumah gubuk yang sederhana manghadirka canda kala gelap tiba di-sisi-ku tawa renyah seorang bunda kupas sisa-sisa lelah yang melekat pada bahu yang tua itu ku-sandarkan keluh lara hari ini hingga duka dalam hati, lenyap hilang terobati itu dulu berapa tahun yang lalu saat bunda masih di-sisi-ku namun hari ini, di-detik ini tahun ini, bunda telah tiada di-sisi aku, hanya sendiri lalu pada titik kerinduan mana, dapat ku-lihat senyum seorang bunda dan seribu rindu-ku, seperti terpatahkan oleh kata tak mampu ter-ucap oleh bahasa rindu ini hanya segelumit rasa, sebab menghilang, tempat mengaduh duka lara Rindu hanyalah rindu, rindu pada apa? rindu pada siapa? rindu pada rindu yang tak terlampias rindu mengapa? dan rindu dengan apa? rindu dengan rindu yang tak merindu dan rindu-ku, hanya dapat terlantun, oleh lafal do'a-do'a in english page: Coretan Syair (English-Versions) "Sebuah Karya dari Sepenggal Rasa" © ...

Hujan dan Awan Hitam

Air mata langit meniti, ketika bara membakar jiwa rindu yang membeku mencair bersama datang guyuran air sadarkan jiwa, pada segumpal awan hitam ku adukan sepi pada kegaduahan mulai kurangkai, lukisan kata namun asmara, terbias keangkuhan awan hitam hujan dan awan hitam lukis indah dihari siang aku ternganga sebab untai kerinduan ketika sebuah tanya terlontar awan hitam dan hujan hanya terdiam sebab tanya itu hanya sepenggal rindu mengapa harus kepadamu yang tiada dapat kubeli untaian rasa cinta itu in english page: Coretan Syair (English-Versions) "Sebuah Karya dari Sepenggal Rasa" © by Coretan Syair (Sya!R B3RdaR@H)