Awan Hitam Kala Senja
Kunikmati kabut hitamnya,
kala senja bersama seuntai nada
cinta yang di Isyaratkan
belum tentu dapat menembus jiwa
namun hanya berkelebat di antara bayang imaji,
lalu apa lagi yang dapat langit sajikan
untuk menoreh keindahan senja hari
gemurat mega-mega,?,,,
hanya dapat terselip di serpihan awan itu,
aku,,,,
hanya berdiri, diantara kepingan hari,
diantara kesendirian,
ku adukan duka ku pada sang sepi
serpihan otak ku,
seperti tercecer diantara coretan ini
kemana harus ku kumpulkan lagi?,,
serpihan huruf ku yang terbuang,,,
dan seperti nada ku yang tertelan keheningan
begitulah jua tentang kisah ku,
terkubur dalam tanpa ada pembangkitan
senja tak kunjung bersinar,
sedang diri merindukan kebahagiaan?,,
sampai detik ini tiada ku mengerti
tentang arti bahagia,
gemuruh gelombang hidup ku,,
terpecah acak dihantam karang lautan,
dan aku,
tertikam asmara, candu derita,
kala senja bersama seuntai nada
cinta yang di Isyaratkan
belum tentu dapat menembus jiwa
namun hanya berkelebat di antara bayang imaji,
lalu apa lagi yang dapat langit sajikan
untuk menoreh keindahan senja hari
gemurat mega-mega,?,,,
hanya dapat terselip di serpihan awan itu,
aku,,,,
hanya berdiri, diantara kepingan hari,
diantara kesendirian,
ku adukan duka ku pada sang sepi
serpihan otak ku,
seperti tercecer diantara coretan ini
kemana harus ku kumpulkan lagi?,,
serpihan huruf ku yang terbuang,,,
dan seperti nada ku yang tertelan keheningan
begitulah jua tentang kisah ku,
terkubur dalam tanpa ada pembangkitan
senja tak kunjung bersinar,
sedang diri merindukan kebahagiaan?,,
sampai detik ini tiada ku mengerti
tentang arti bahagia,
gemuruh gelombang hidup ku,,
terpecah acak dihantam karang lautan,
dan aku,
tertikam asmara, candu derita,
"Sebuah Karya dari Sepenggal Rasa"